Weekend Staycation di Delonix Hotel Karawang

3:59 AM


Assalamualaikum temen-temen semua~

Kalau kata orang, “good shoes brings you to a good place”
Nah kalau menurutku “good works brings you to a good place” ! :D

Ya, alhamdulilah aku baru aja genap dua bulan kerja di kantor baru di daerah Menara Thamrin, Jakarta Pusat. Berhubung aku masih anak baru, senior-senior di kantor sering banget ngajak liputan ke tempat-tempat yang asyique. Salah satunya adalah, pas kantor kedapetan tawaran buat staycation, eh aku yang dikirim buat liputan~~

Nah, akhir pekan lalu aku berkesempatan untuk weekend staycation di Delonix Hotel, Karawang. Awalnya sempet bingung sih, Karawang tuh di sebelah mananya Jawa Barat yha? Sempet ngirain kalau kesana bakal macet dan jauh banget lho, eh ternyata cuma 40km dari Jakarta dan menghabiskan waktu ± 1 jam 30 menit aja!



Sesampainya di Delonix Hotel, aku disambut oleh mbak resepsionis yang menjelaskan perihal itinerary selama di hotel. Teman kantorku yang orang Jepang, dijelaskan oleh mbak-mbak yang juga faseh berbahasa Jepang. Rupanya, di Delonix Hotel memang basisnya orang-orang Jepang yang bekerja di Kawasan Industri Karawang.

Nah, buat temen-temen yang belum tau, Kawasan Industri Karawang (KIK) itu emang area khusus industri kayak pabrik dan lain sebagainya. Kebanyakan perusahaan yang ada di KIK adalah perusahaan Jepang. Otomatis banyak dong orang Jepang yang bekerja sekaligus tinggal di daerah ini. Nah, ternyata Delonix Hotel ini ga cuma hotel aja lho, tapi juga ada apartemen dan tiga restoran di area ini.


Setelah itu, aku dipersilahkan masuk ke kamarku. Kamarnya luaaas dan aku rasa cukup untuk tiga orang lah :D di kamarku ada satu spring bed ukuran double bed, satu sofa besar, TV, satu lemari beserta setrikaannya, kulkas, dan microwave. Kamar mandinya bersih, lengkap beserta bath tub!
Karena waktu itu masih sore, aku memutuskan buat jalan sore disekitar hotel. 


Yang pertama aku sambangi adalah kolam renang yang letaknya dekat sama Miami Cafe. Sedih banget waktu itu aku ga bawa baju renang. Padahal kolamnya sepi dan cuacanya lagi sejuk lho. Ga jauh dari kolam, ada juga gym yang peralatan angkat beban dan alat kardionya lumayan lengkap. Waaah kujadi semakin menyesal gara-gara ga bawa baju olahraga huhuhu.

Daripada kesel terus gara-gara ga bisa berenang atau ngegym, akhirnya aku memutuskan buat balik ke kamar. Sambil nunggu waktu dinner, aku mengisi waktu luang dengan mandi air hangat, terus nonton channel favoritku yaitu Asian Food Channel.

Akhirnya, it’s dinner time! Aku emang senengnya makan dan masak, jadi momen-momen nyobain makanan di restoran yang belum pernah kukunjungi itu selalu bikin happy.


Di Miami Cafe, kamu disuguhi dengan aneka tapas, alias makanan pembuka ala Meksiko yang kebanyakan rasanya manis-asam-pedas. Aku lupa banget buat catat nama makanannya, jadi harap maklum ya hehehe. Yang jadi favoritku adalah ayam yang digoreng renyah, terus dibumbui saus tomat. Terus ada juga kayak udang yang ditumis pakai mentega dan bawang putih, rasanya ga terlalu gurih dan udangnya fresh. Lalu ada juga nachos yang dicocol pakai guacamole juga enaak. Main coursenya aku pilih fish and chips yang ikannya seger dan kentangnya gendut-gendut.

Rata-rata makanan yang ada disini rasa asin-asam dan pedasnya seimbang. Yang enaknya lagi, setiap tapas disajikan dengan simple salad yang dibumbui dengan minyak zaitun dan (kayaknya) balsamic vinegar. Dessertnya, es krim dua scoop rasa strawberry dan coklat!

Nah selesai dinner, aku kembali ke kamarku buat bobo cantik sambil ndusel-ndusel bantal dan selimut di kamar.

Good food bring me to a nice sleep.

******

Esoknya, aku bangun pagi dan langsung sarapan di Terrace Restaurant, yang juga masih dalam area Delonix Hotel.




Di Terrace Restaurant, kamu bisa pilih tempat duduk yang indoor atau outdoor. Pilihan makanannya lengkap banget, mulai dari buah, roti-rotian, aneka sushi, potato gratin, natto, sup udon, nasi kari Jepang, tempura ayam dan tempura sayur, nah yang jadi favoritku yaitu sup misonya :D
Sup misonya plain, dengan pilihan aneka topping kayak tahu, nori. Nah udonnya juga enak karena bisa pilih sendiri toppingnya. Aku memilih udon dengan crabstick dan bawang goreng. Makan sajian buffet di Terrace Restaurant ini kira-kira harganya Rp. 140.000an, tapi menurutku harga segini worthed banget buat sarapan ala Jepang yang enak dan banyak :D


Selesai sarapan, aku mengunjungi tempat spa yang ada dekat dari Terrace Restaurant. Treatment di spa ini harganya mulai dari Rp. 200.000 sampai Rp. 400.000. selain spa, ada fasilitas hotel yang bisa kamu nikmati secara gratis. Ada ofuro, pemandian air panas ala Jepang dan juga sauna. Sayang banget ofuro dan sauna untuk wanitanya lagi rusak L padahal seru banget nih kalau bisa coba ofuro.



Selesai spa, aku kembali ke kamar hotel untuk mandi sekaligus beberes perabotan. Memasuki waktu makan siang, aku ke Sakana Restaurant yang merupakan restoran Jepang yang ada di area Delonix Hotel.

Sebenernya pas makan siang ini aku masih kenyang karena udah banyak makan pas sarapan. Tapi pas ke restoran Jepang ini dan melihat suasananya yang nyaman banget, waaah.. pengen coba makan apa ya? Hihihi


Di Sakana Restaurant, aku melihat design interiornya mirip seperti restoran tradisional Jepang. Meja antar tamu diberi sekat kayu, sehingga ada kesan privasi. Selain itu ada juga ruangan besar yang akan digunakan untuk tamu rombongan.


Di restoran Jepang ini aku mencoba makanan pembuka takoyaki, gyoza, dan renkon chips. Renkon chips ini adalah akar bunga lotus yang diiris tipis-tipis, lalu diberi bumbu. Rasanya asin, garing, dan ada sedikit pahit dari akar bunga lotus ini.

Takoyaki ala Sakana Restaurant ini gendut-gendut banget ukurannya! Di dalamnya ada isi gurita dan jahe merah, dan toppingnya mayonase, saus takoyaki, bubuk nori dan katsuoboshi. Kalau kata mamah-mamah muda jaman sekarang: “Endolita shaaaaay” – alias enak banget. Asli deh.

Untuk main coursenya, aku pilih nasi kari ala Jepang dengan chicken katsu dan omellete. Nasinya adalah nasi goreng tomat (salah satu bumbunya adalah saus tomat), telurnya juga lembut, saus karinya enak, chicken katsunya gede. Menurut aku makanan ini cocok banget buat kamu yang ga terlalu suka sama makanan Jepang, karena rasanya ga aneh-aneh dan familiar sama selera orang Indonesia. Porsinya yang BESAR cukup banget buat sharing sama teman.


Dessertnya..... *drumrolls* greentea ice cream! Teh hijaunya berasa banget, pahit-pahit sedikit manis. Teksturnya juga lembut. Perfect dessert to end my perfect weekend!


Ini weekend ku, gimana weekend mu? 



Yuk ngobrol sama aku di:

You Might Also Like

1 komentar

  1. Asyik yah tempatnya, liputan sambil menikmati fasilitas. Itu namanya rezki wanita sholeha.

    ReplyDelete

terimakasih banyak :)